Kamis, 15 Oktober 2020

Multitrack diplomacy

 

Diplomasi dapat dipahami sebagai sarana individu atau aktor negara untuk melakukan aktivitas politik yang bertujuan untuk melakukan lobying terhadap sebuah negara, organisasi atau asosiasi dibidang tertentu untuk mencapai kepentingan yang diinginkan.

Contohnya kerjasama:

Indonesia dan Thailand dalam bidang pertanian. Tujuan dari kerjasama ini antara lain untuk promosi komoditi pertanian, pengelolaan dan perlindungan keragaman hayati pertanian, pengembangan dan penyuluhan pertanian, kerja sama teknik dan perlindungan SDM, serta pengelolaan dan perlindungan lahan-lahan pertanian dan air.

Indonesia dengan Amerika Serikat dalam bidang kemiliteran. Dari yang dapat kita ketahui bahwa peralatan persenjataan yang dimiliki Indonesia dari Amerika Serikat walaupun Indonesia juga dapat memproduksi senjata sendiri. Pada tahun 2001, George W. Bush mengeluarkan dana segar 400 juta dollar AS untuk mendukung pendidikan masyarakat sipil Indonesia dibidang pertahanan melalui kegiatan perluasan pelatihan dan pendidikan militer internasional (expanded internasional military education and traning.)  padahal saat itu Amerika Serikat belum mencabut embargo militer dari Indonesia sejak AS menetapkan kebijakan embargo militer terhadap Indonesia pasca jajak pendapat Timor Timur pada tahun 1999.

Indonesia dengan Jepang dalam bidang kehutanan, hubungan bilateral antara Indonesia dengan Jepang telah berlangsung sejak tahub 1960, sebelum Indonesia menerapan sistem HPH dalam mengelola hutannya. Pertemuan pertama pada April 1996 di Tokyo lalu disela-sela pertemuan ketiga Komite Persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (sidang ketiga PrepComKTT) pembangunan berkelanjutan di New York, ketua delegasi Jepang menemui ketua DELGI untu menyampaikan usulan kerjasama dala bentuk partnership, khususnya di bidang illegal logging.

Setelah membahas contoh kita akan membahas mengenai konsep diplomasi. Konsep diplomasi terbagi menjadi dua yaitu konsep diplomasi tradisional dan diplomasi modern.

Pertama, konsep diplomasi tradisional erat kaitanya dengan kegiatan kenegaraan dan aktor negara. Topik pembahasan secara umum terfokus pada perdamaian, keamanan dan penyelesaian konflik.

Kedua, konsep diplomasi modern terdapat perkembangan yang membuat cakupan diplomasi ini menjadi semakin luas. Aktor yang melakukan diplomasi tidak hanya aktor negara tapi juga bisa individu, organisasi, pebisnis, dan badan usaha. Pokok pembahasanya pun semakin meluas seperti pada masalah sosial, budaya, politik, dan ekonomi.

Terdapat 9 multitrack diplomacy :

1.   Goverment (Pemerintah)

Pemenrintah dalam hal ini memiliki peran yang sangat vital walaupun aktor non-pemerintah semakin bertambah. Namun pemerintah juga ikut andil, semisal memberikan penyuluhan bagaimana agar mendapat koneksi yang luas.

2.   Professional Conflinct Resolution

Atau aktor non-pemerintahan yang bersifat profesional. Mereka melakukan dengan mengandalkan profesionalitas yang dimiliki masing-masing. Mereka dapat berpartisipasi dengan memberikan masukan atau ide untuk perbaikan rezim internasional, juga dapat mempromosikan pikiran mereka dengan jalan tulisan, seminr, atau terjun langsung dalam aksi kemanusiaan dan penyelesaian konflik.

3.   Business

Kegiatan bisnis seringkali berurusan dengan pemerintahan daerah, organisasi non-pemerintah, masyarakat sipil, bahkan rezim internasional.

4.   Private Citizen

Individu dapat ikut berperan dalam berbagai progam pertukaran kegiatan sipil, dalam rangka pendidikan, budaya, kesehatan dan sebagainya. Mereka biasanya terjun dengan kepentingan masing-masing.

5.   Research, Training, and Education

Dalam track ini peran dunia pendidikan sangat penting. Mereka yang bergerak dalamdunia pendidikan biasanya lebih jeli dalam menanalisis dan menjabarkan sebuah fenomena. Mereka yang terlibat biasanya sebagai kritikus yang memberikan masukan melalui pelatihan, penelitian dan studi yang mereka jalankan.

6.   Peace Activism

Para aktivis bisa dianggap sebagai ujung tombak ekonomi, sosial, politik,sampai lingkungan. Ini karena posisi mereka yang aktif dalam menunjukan dukungan dan penolakan berbagai kebijakan dianggap bernilai negatif.

7.   Religion

Kelompok agama atau kepercayaan. Dalam hal ini agama membawa misi bagi perjuangan perdamaian dan keadilan. Setiap kepercayaan yakin bahwa mereka membawa pengaruh penting dalam perdamaian. Sehingga setiap agama memberikan pengajaran filosofi hidup para penganutnya.

8.   Funding (pendanaan)

Pendanaan merupakan aktivitas yang tertujuan untuk memfasilitasi berbagai kegiatan utamanya dalam menjalankan multitrack diplomacy. Pendanaan diberikan baik kepada organisasi maupun individu sesuai dengan visi para pemberi dana.

9.   Media and Publik Opinion

Bertujuan untuk menyebarluaskan isu-isu suputar jalinan kerjasama internasional, perdamaian dan resolusi konflik. Media massa memiliki potensi membentuk opini dalammasyarakat. Tak jarang media massa memunculkan isu-isu terbaru sehingga mendapatkan perhatian masyarakat dunia.

 

 

Fungsi diplomasi

1.   Representasi yaitu yang mewakili negara asalnya dalam melakukan perundingan juga sebagai pembawa nama negara asal.

2.   Negosiasi yaitu melakukan perundingan dengan negara lain yang berhubungan dengan permasalahan negara asal.

3.   Reporting yakni melindungi negara serta warganya yang ada di tanah asing

4.   Meningkat persahabatan antarnegara

5.   Meningkatkan kerja sama politik, keamanan, ekonomi, sosial, dan budaya dengan negara lain.

6.   Meneliti dan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan Undang-Undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim.

7.   Menerima pengaduan-pengaduan untuk diteruskan kepada pemerintah negara penerima.


sumber referensi 

1. https://sarjanaekonomi.co.id/diplomasi/

2. https://portal-ilmu.com/konsep-multitrack-diplomacy/

Jumat, 09 Oktober 2020

DEMAM HALLYU (KOREAN WAVE)

 

DEMAM HALLYU

 

Demam Hallyu atau dengan kata lain Korean Wave adalah sebutan untuk tersebarluasnya budaya Korean-pop secara global. Tersebarnya hallyu ini sudah sejak tahun 1990-an.  Hal ini, memicu masyarat di negara lain mempelajari bahasa dan budaya Korea Selatan.

Awal mulanya hallyu ini ketaki salah satu serial drama Korea Selatan ditayangkan stasuiun TV  di Tiongkok setelah itu menyebar ke negara lain seperti Hongkong, Vietnam, Thailand, Indonesia, Filipina, Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

Saat ini, hallyu tidak hanya fokus pada drama tapi juga produk lain, seperti makanan, barang elektronik, film, dan musik. Karena hal ini, banyak masyarakat asing apalagi kalangan muda yang tertarik untuk mempelajari bahasa dan kebudayaan Korea Selatan.

Sementara ini pemerintah Korea Selatan sendiri mendukung penuh dan memiliki peran tersendiri dalam mewabahnya demam hallyu. Contoh dukungan pemerintah Korea yaitu dengan mengadakan berbagai acara kesenian seperti festival-festival film dan musik bertaraf internasional. Selain itu dalam industri hiburan sendiri mereka selalu berpikir orang Korea sendirilah yang harus bisa menciptakan produk-produk media massanya sendiri sehingga, merekadapat menghindar dari gempuran industri barat.

Drama Korea adalah awal dari hallyu berkembang diberbagai negara. Peusahaan TV bahkan peru merogoh kantung hanya untuk mengeluarkan sebuah drama dan beberapa diantaranya mencetak kesuksesan hingga dieksplor ke luar negeri. Contoh drama Korea yang sukses dengan jumlah penonton yang fantastis antara lain Boys Before Flowers, Full House, Descandent of the Sun, Goblin,

Faktor-faktor yang menyebabkan drama Korea lebih mengena

1.   Alur cerita yang kuat

2.   Genre yang bervariasi

3.   Pemain yang profesional

4.   Cerita yang disampaikan sesuai dengan budaya penduduk Asia

(https://en.wikipedia.org/wiki/Korean_wave)

 

Selain drama ada juga yang paling banyak diminati oleh masyarakat dunia terutama kalangan remaja adalah Boy/Girl Band. Seperti yang kita tahu ada banyak fandom dan stan di Indonesia sendiri, contohnya SMstan ada EXO-L, ELF, NCTzen, WAYzeny, ReVeluv, SONE, Shawol. YGstan ada Inner Circle, iKONIC, Blink, V.I.P. JYPstan ada Stay, I Got 7, Once.

Terkadang tanpa kita sadar kita masuk dalam Korean Wave hal-hal kecil seperti heart sign dengan tangan, penggunaan satu atau dua kata bahasa Korea dalam berbicara, serta mengenal member atau boy/girls grub Korean, seperti Super Junior, TVXQ, BIGBANG, BLACKPINK, EXO, NCT, atau TWICE.

Hal yang menjadi pengeruh berkembangnya hallyu mendunia seperti sekarang:

1.   Musik yang ditawarkan Korea merupakan aliran musik baru. Selain itu agensi yang menaungi boy/girl bad selalu mengubah konsep bermsik artis-artisnya yang akan mengeluarkan album baru.

2.   Musik yan telahg digunakan boy/girl bad pada awal mereka debut dapat berubah tiba-tiba. Musik K-pop cenderung berani mengubah jenis musik mereka pada debut album tanpa banyaj melewati hal-hal rumit.

3.   Lirik terdapat dalam musik K-pop juga masih cenderung sopan dan berisi mengenai janji dan kesetiaan, juga hal-hala yang berbau persahabatan. Tidak seperti musik barat yang cenderung  menceritakan mengenai gaya hidup kebarat-baratan.

4.   Dari segi make-up, tampilan wajah orang Asia bermata sipit, bisa ditampilkan dengan mata besar merupakan hal baru yang menyenangkan untuk dilihat.

5.   Di bidang fashion, Korea menawarkan gaya berpakaian yang unik. Walaupun cenderung gaya ini pas untuk dipakai oleh masyarakat empat musim namun juga wajar bila digunakan di Indonesia.

6.   Musik K-pop umumnya menampilkan dance yang rapih dan inovatif. Sehingga, masing-masing boy/girl band memiliki ciri khas tarian tersendiri. Contohnya ‘Sorry Sorry’milik super junior, ‘Ko Ko Bop’ milik EXO, ‘Cheer Up’ milik TWICE.

7.   Artis Korea memiliki masa traine yang relatif lama sehingga mereka benar-benar memiliki kualitas yang bagus dan performa yang sempurna.

8.   Terakhir adalah visual mereka yang mendukung, tak heran lagi kalau kebayakan artis korea memiliki wajah bak anime Jepang atau seperti manekin.

(https://www.republika.co.id/berita/senggang/musik/12/05/01/m3chbz-ini-alasan-remaja-dunia-kecanduan-kpop)

 

Jadi, kita paham apa yang membuat demam hallyu ini berkembang pesat dari yang awalnya di Tiongkok lalu menyebar ke nagara Asia Tenggara sampai akhirnya berkembang di Amerika dan daratan Eropa.

Sabtu, 03 Oktober 2020

Mengenal Hubungan Internasional

 Assalamulaikum wr.wb 

Hai 

안녕하세요 

 

    Hai, semua apa kabar? sehat semua? apakah kalian semua dalam suasana hati yang baik dan gembira selalu. Amin 

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan tentang pengertian HI (Hubungan Internasional), aspek-aspek HI, dan prospek kerja HI.

    Tapi sebelumnya perkenalkan nama saya Veronika Wijayanti biasa dipanggil Vero. Lahir di Boyolali, 10 Juni 2002 saya anak tunggal. Hobi membaca  novel dan buku sejarah setra mempelajari budaya dan bahasa negara lain yang sedang saya minati. 

 

Pengetian Hubungan Internasional

HI merupakan sebuah bidang akademik dan kebijkan publik dan dapat bersifat positif atau normatif, karena keduanya berusaha menganalisis dan merumuskan kebijakan luar negeri negara-negara tertentu.

(https://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_internasional)

 

Aspek-aspek Hubungan Internasional

HI mencakup tentang isu yang luas, seperti globalisasi, kedaulatan negara, keamanan internasional, kelestarian lingkungan, proliferasi nuklir, nasionalisme, pembangunan ekonomi, keuangan global, terorime, kejahatan terorganisasi, keamanan manusia, intervensionisme asing, dan hak asasi manusia (HAM)

(https://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_internasional)

 

 

Prospek Kerja

 1. Diplomat (Duta Besar)

2. International Officer

3. Negosiator

4. Jurnalis (Wartawan)

5. Peneliti

6. Dosen

7. Staf Ahli

8. Konsultan Internasional

9. Staf Kedutaan

10. Analisis

11. Government Relations Officer

12. Pegawai Bank

13. Guru

14. Public Relations (Hubungan Masyarakat)


(https://www.academicindonesia.com/prospek-kerja-hubungan-internasional/)

 

Kenapa Hubungan Internasional menjadi pilihan saya? 

Alasan utama mengapa Hubungan Internasional menjadi pilihan saya karena prodi Hubungan Internasional karena hal-hal yang dipelajari sifatnya kompleks dan dalam jangkauan yang luas. Jadi kita tidak hanya mempelajari tentang politik tapi juga ekonomi, ideologi, sosial dan budaya suata bangsa tidak hanya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tapi juga negara Asia tapi juga Internasional.

Kenapa Unisri menjadi pilihan saya untuk melanjutan studi pendidikan karena pada dasarnya semua universitas itu sama, hanya dapam beberapa materi ada yang berbeda tergantung dari kebijakan itu sendiri. Sementara Unisri mengangkat mengenai potensi daerah. Menurut saya materi ini sangat membentu untuk masyarakat untuk memperkenalkan budaya dan potensi daerah yang ada untuk menghasilkan nilai ekonomis.

 

 

Terimakasih untuk teman-teman yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca blog ini semoga apa yang share bermanfaat untuk kalian yang membaca. Sekian yang dapat saya sampaikan apabila ada yang tidak berkenan saya minta maaf dan sumber terkait sudah saya cantumkan. Terimakasih

 

Wassalamu’alaikum wr.wb

 감사합니다


谢谢


THE 3rd ICTESS 'GLOBAL SECURITY AND GLOBAL COOPERATION IN A CHANGING WORLD'

hai semua ...  안녕하세요여러분 こんにちは皆さん 大家好 THE  3 rd  INTERNASIONAL CONFERENCE ON TECHNOLOGY, EDUCATION, AND SOSIAL SCIENCE “GLOBAL SECURITY AND...